Kompetensi Kolaboratif Guru TK dalam Penguatan Emosi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak se-Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang

Penulis

  • Narlina Narlina Institut Miftahul Huda Subang, Jawa Barat

Kata Kunci:

guru, emosi anak usia dini, kompetensi kolaboratif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi kolaboratif guru Taman Kanak-Kanak (TK) dalam penguatan emosi anak usia dini di Kecamatan Pagaden Barat. Kompetensi kolaboratif dipahami sebagai kemampuan guru dalam membangun kerja sama yang efektif dengan berbagai pihak, khususnya orang tua, sesama guru, dan kepala sekolah, untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi perkembangan emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan guru TK dengan pengalaman mengajar minimal tiga tahun, serta kepala sekolah dan orang tua sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TK di Kecamatan Pagaden Barat memiliki kompetensi kolaboratif yang ditunjukkan melalui kemampuan komunikasi yang efektif, keterlibatan aktif dalam kerja tim, serta pengintegrasian program penguatan emosi anak dalam pembelajaran sehari-hari. Kolaborasi dengan orang tua dan pihak sekolah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan regulasi emosi anak, pembentukan empati, serta pengembangan perilaku prososial. Faktor pendukung kolaborasi meliputi adanya dukungan kepala sekolah, program parenting, serta kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan emosi. Sementara itu, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, perbedaan latar belakang orang tua, dan kurangnya pelatihan guru dalam aspek kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi kolaboratif guru menjadi faktor penting dalam mendukung penguatan emosi anak usia dini secara holistik. Implikasi penelitian menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru TK, dukungan kelembagaan dari sekolah, serta kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam pendidikan anak usia dini.

Referensi

Antara, P. A., Tegeh, I. M., & Wulandari, I. G. A. M. (2023). Social-Emotional Stimulation of Early Childhood Through Adaptive Mobile Learning Media Based on Tri Hita Karana. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 58(1). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPP/article/view/85354

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Jennings, P. A., & Greenberg, M. T. (2019). The prosocial classroom: Teacher social and emotional competence in relation to student and classroom outcomes. Review of Educational Research, 79(1), 491–525. https://doi.org/10.3102/ 0034654308325693

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.

Loka, N., & Annisak, A. (2025). Implementation of Parent and Teacher Collaboration in Instilling Character Values in Early Childhood: A Case Study at KB Al Farah, Seri Kembang III Village. Kiddie: Early Childhood Education and Care Journal, 2(2), 95–104. https://www.e-jurnal.staimuttaqien.ac.id/ index.php/ kiddie/ article/view/2504

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Muhamad, M. (2025). Peta Konsep Pendidikan Islam Mengatasi Brain Rot : Pendekatan Tafsir Tarbawy Interdisiplin . Actual Learning and Islamic Education, 1(1), 1–27. https://doi.org/10.5281/zenodo.15708841

Muthmainah, M., & Yahya, A. N. B. (2025). Social Emotional Learning Integrated Arts Education in Kindergarten Indonesia and Malaysia. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 686–696. https://aulad.org/index.php/aulad/article/view/1054

Nisa, K., Pandu Wijaya, R., Ermawati, Putri Lestari Tri, Tjalla, A., & Dwiutami Wahyuni, L. (2024). Assessing the Readiness of Early Childhood Teachers to Facilitate Inclusive Classes. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 11(3), 411-423. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/70495

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tanjung, M. A., Sunimaryanti, S., Andre, L., & Sari, A. M. (2025). Application of Differentiated Instruction on Early Childhood Socio-Emotional Development at Tunas Muda Kindergarten, Perhentian Sungka. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4 (7), 3025-3035. https: //journal.tofedu.or.id/ index.php/ journal/article/view/892

Yuliani, N., & Fauziah, A. (2021). Kolaborasi guru dan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 145–156. https://doi.org/10.21009/jpaud.v6i2.22101

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Narlina, N. (2025). Kompetensi Kolaboratif Guru TK dalam Penguatan Emosi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak se-Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang. Actual Learning and Islamic Education, 1(2), 61–71. Diambil dari http://ejournal.iprija.ac.id/index.php/al-ied/article/view/142

Terbitan

Bagian

Artikel